• Fakultas Pertanian

    Agorteknologi (S.P) | Budidaya Perairan (S.Pi) | MANTAP (Mandiri, Adaptif, Nalar, Tanggap, Aktif dan Produktif)

  • Budidaya Perairan (S.Pi)

    Budidaya Perairan (akuakultur) merupakan bentuk pemeliharaan dan penangkaran berbagai macam hewan atau tumbuhan perairan yang menggunakan air sebagai komponen pokoknya. Kegiatan-kegiatan yang umum termasuk di dalamnya adalah budi daya ikan, budi daya udang, budi daya tiram, budi daya rumput laut (alga).

  • Agroteknologi (S.P)

    Agroteknologi adalah sains dan perekayasaan dalam pengelolaan tanah dan produksi tanaman untuk mendapatkan perubahan yang lebih maju/baik.

Selasa, 27 September 2022

Tingkatkan Pendapatan Ibu-Ibu PKK Desa Serangai Melalui Hilirisasi Produk Olahan Ikan Rucah yang Bernilai Ekonomis Tinggi

Batik Nau (27/09) Baru-baru ini Tim pengabdian kepada masyarakat yang tergabung dalam Program Kemitraan Masyarakat Stimulus Fakultas Pertanian mengadakan kegiatan penyuluhan dan praktek di Desa Serangai Kecamatan Batik Nau Bengkulu Utara. Kegatan ini di laksanakan oleh Dekan Fakultas Pertanian (Parwito, S.P., M.P), Ketua LPPM Universitas Ratu Samban (Edi Susilo, S.P., M.Si), Dosen Prodi Budidaya Peraiaran ( Indra Warman, S.Pi., M.Si dan Oktamalia, S.Kel., M.Ling) dan Mahasiswa Prodi Agroteknologi (Ira dan Karmila). Kegiatan ini bertemakan “Hilirisasi Produk Olahan Rucah Untuk Menambah Pendapatan Masyarakat di Desa Serangai Kecamatan Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara”. Kegiatan PKMS ini merupakan hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mono tahun yang dilaksanakan pada tahun 2022 ini. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PKMS ini adalah untuk memberikan informasi, memberi memotivasi dan meningkatkan pengetahuan kepada nelayan khususnya Ibu-Ibu PKK dalam memanfaatkan dan mengolah ikan rucah menjadi makanan unggulan dan bisa mempunyai peluang/ menambah nilai agribisnis sehingga harapan kedepannya bisa menambah pendapatan/penghasilan bagi nelayan. 

Kegiatan pelatihan hilirisasi olahan ikan rucah

Arah dan tindakan apa yang dilakukan untuk meningkatkan hasil jual ikan rucah yang dihasilkan di Desa Serangai, tentunya salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengolahan hasil ikan rucah menjadi produk unggulan dengan berbagai aneka olahan bercita rasa tinggi dengan packing yang baik serta pemasaran yang modern. Harapannya masyarakat nelayan mempunyai nilai hasil yang lebih tinggi dan bisa berkelanjutan dimasa depan sehingga para nelayan bergairah menggali potensi daerahnya dan bisa menambah pendapatan bagi keluarganya.
Saat ditemui disela-sela kegiatan, Kepala desa bapak Aswari mengatakan “Kami sangat senang adanya kegiatan PKMS yang diadakan oleh Fakultas Pertanian Unras ditempat kami. semoga kegiatan Pengabdian serupa juga dapat dilakukan di desa kami sehingga masyarakat lebih mengetahui potensi-potensi yang ada di desa, sehingga dapat di maksimalkan untuk menambah pendapatan ibu-ibu PKK Mekar sari. Seperti kita lihat ibu-ibu PKK sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan ini selalu ada setiap tahunnya dan memberikan dampak yang postitif bagi masarakat kami. Kami ucapkan terimakasih banyak kepada tim yang sudah memberikan ilmunya untuk masyarakat kami semoha menjadi amal jariah (Pungkas Kades).
Berikut dokumentasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim PKMS Fakultas Pertanian






Sabtu, 02 Oktober 2021

Selamat dan Sukses Atas Capaian Akreditasi BAN-PT Prodi Agroteknologi (Akreditasi B) dan Budidaya Perairan (Akreditasi Baik)

Bengkulu Utara (1/10)- Program Studi Agroteknologi mendapatkan akreditasi B berdasarkan surat keputusan nomor 9487/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/VII/2021 Tentang Akreditasi Program Studi Agroteknologi Pada Program Sarjana Universitas Ratu Samban, Kabupaten Bengkulu Utara dan untuk Program Studi Budidaya Perairan mendapatkan akreditasi Baik berdasarkan surat keputusan nomor 10468/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2021 Tentang Peringkat Akreditasi Program Studi Budidaya Perairan Pada Program Sarjana Universitas Ratu Samban, Kabupaten Bengkulu Utara. Sebuah capaian yang luar biasa, karena Program Studi Budidaya Perairan dalam penyusunan instrument sudah menggunakan instrument akreditasi program studi (IAPS 4.0).

Sertifikat Akreditasi BAN-PT untuk Program Studi Agroeknologi 

Hasil akreditasi B membuktikan bahwa program Program Studi Agroteknologi sudah memenuhi kriteria dari syarat-syarat penilaian akreditasi yang meliputi: Kurikulum dari setiap program pendidikan; prestasi dosen dan mahasiswa; proses belajar-mengajar; penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta kerjasama dengan perguruan tinggi. Begitu juga hasil akreditasi Baik untuk program studi budidaya perairan yang sudah memenuhi instrument akreditasi program studi (IAPS 4.0) yang di isyaratkan oleh BAN-PT.

Sertifikat Akreditasi BAN-PT untuk Program Studi Budidaya Perairan

Akreditasi Program Studi diperlukan untuk menjamin mutu dari suatu lembaga pendidikan terutama program studi. Selain itu untuk masyarakat umum, akreditasi juga bisa menjadi alat untuk mengukur sistem penjaminan mutu suatu program studi di Perguruan Tinggi dalam melakukan proses belajar mengajar. Hasil wawancara dengan Dekan Fakultas Pertanian bapak Parwito, S.P., M.P. menegaskan perlu tantangan bagaimana mempertahankan status B untuk Program Studi Agroteknologi ke depan dengan meningkatkan terus kualitas proses belajar, kerjasama dengan pihak luar, bahkan meningkatkan kualitas dosen, dimana dosen Agroteknologi memiliki satu Doktor yang baru selesai dari IPB yaitu ibu Dr. Ir. Tatik Raisawati, M.P. dan ada dua dosen yang sedang studi Program Doktor Ilmu Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu yaitu bapak Parwito, S.P., M.P., dan bapak Edi Susilo, S.P., M.Si, kami berharap bisa sejajar dan lebih dari prodi sejenis di kampus sahabat yang ada di Provinsi Bengkulu, pungkasnya.  

Kolaborasi yang bagus antar Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) yang di kepalai oleh bapak Edi Susilo, S.P., M.Si, memberikan dampak yang baik untuk kegiatan penelitian dan pengabdian dosen Fakultas Pertanian dan fakultas yang ada di Unras dan selama ini yang mendapatkan pendanaan dari Kementerian baik penelitian maupun pengabdian terbanyak Fakultas Pertanian, ini juga mendukung data untuk akreditasi di bidang penelitian dan pengabdian.

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan. Setelah di SKkan oleh rektor Penunjukan Pimpinan Lembaga Penjaminan Mutu Dan Audit Internal (LPJMI) Universitas Ratu Samban  Periode 2021 - 2025 yang di komando oleh Dr. Ir. Tatik Raisawati, M.P. memberikan dampak terhadap akreditasi program studi di lingkungan Universitas Ratu Samban.

Berikut SK dan Sertifikat akreditasi program studi di lingkup Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban Bengkulu Utara: 

1. Program Studi Agroteknologi (sertifikat) dan SK Akreditasi BAN-PT

2. Program Studi Budidaya Perairan (sertifikat) dan SK Akreditasi BAN-PT

admin (pwt)



Sabtu, 29 Februari 2020

Arahan dari Prof. Ocky Karna Radjasa pada hari Kamis Tanggal 27 Februari 2020

Parwitobiotech.com (27/2) info Materi Arahan dari Prof. Ocky Karna Radjasa pada hari Kamis Tanggal 27 Februari 2020, di Century Park Hotel tentang Kebijakan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Perguruan Tinggi Mendukung SDM Unggul dan Berdaya Saing Meliputi :

1. Pada Global competitiveness rankings of Asia-Pacific countries/regions pada tahun 2019 Indonesia turun ranking menjadi ranking 50 yang awalnya pada tahun 2018 mendapat ranking 45, sedangkan pada international intellectual property index (Southeast Asian Countries) Indoensia menempati ranking ke 44.

2. Pembagian Tugas dan Fungsi Kemendikbud dan kemristek/BRIN yaitu Kemendikbud : Pembelajaran dan kemahasiswaan, sedangkan Kemristek/BRIN : Riset dan Pengabdian.

3. ada 3 Prioritas Reformasi Regulasi : a) usulan Honor 30% dikembalikan dalam komponen dana riset, b) Peningkatan status Peraturan Dirjen, Perbendaharaan 7/2019 menjadi PMK, c) Pengabdian dipisahkan dari riset dan menjadi Direktorat PM

4. Peran Inovasi : a) Mensejahterakan masyarakat melalui TTG, b) memberikan nilai tambah, c) Substitusi produk impor / TKDN

5. Pendanaan penelitian berdasarkan klaster : a) Mandiri 15 – 30Miliar, b) Utama 7,5 – 15 Miliar, c) Madya 2,5 – 7,5 Miliar, d) Binaan <2,5 Miliar, setelah di cek ternyata tidak ada perguruan tinggi yang bisa menyerap dana hibah.

6. Orientasi Riset dan Pengembangan dibagi menjadi 3 yaitu a) Dasar : Universitas dan Institusi, b) Terapan : kerjasama riset dan pengembangan, c) Pengembangan : Industri

7. Skema penelitian : a) Kategori penelitian kompetitif : Penelitian dasar, terapan, pengembangan, kerjasama antar perguruan tinggi, penelitian pascasarjana, b) Kategori penelitian desentralisasi : skema penelitian dasar, terapan, dan pengembangan unggulan perguruan tinggi

8. Komponen penilaian proposal meliputi : a) Kualitas dan kuantitas publikasi artikel di jurnal ilmiah, b) Substansi usulan, c) Kewajaran RAB Usulan

9. Strategi peningkatan kualitas proposal menuju sukses pendanaan penelitian : a) Mengikuti ketentuan dalam Panduan, b) memahami sistem yang digunakan, c) Memahami sistem penilaian, d) Tertib dan disiplin melaksanakan penelitian setelah mendapatkan pendanaan.

10. Manajemen Penelitian meliputi : Pengumuman, Pengusulan, Penyeleksian, Penetapan, Pelaksanaan, Monev, Pelaporan, Penilaian Luaran

11. Skema Pengabdian Masyarakat : a) Kategori kompetitif nasional : PKM, PKMS, KKN-PPM, PPK, PPPUD, PPUPIK, PPDM, PKW, b) Kategori Desentralisasi : Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi, c) Kategori Penugasan : Program Penerpaan Ipteks kepada masyarakat (PPIM).

12. Fokus Riset PRN Tahun 2020-2024 yaitu : a) Pangan, b) Energi, c) Kesehatan, d) Transportasi, e) Produk Rekayasa Keteknikan, f) Pertahanan dan Keamanan, g) Kemaritiman, h) Sosial Hum, Seni, i) Multidisiplin dan lintas sektor.

Trm kasih atas perhatian Bpk/Ibu🙏🙏
Semangat meneliti💪💪

Kamis, 02 November 2017

PELANTIKAN PENGURUS APTISI WILAYAH II C BENGKULU DAN ARTIPENA BENGKULU






Bengkulu, MC –  Keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, khususnya Perguruan Tinggi sangat penting dalam menyediakan ketersediaan SDM guna menunjang suatu daerah.


Pendidikan individual sangat dibutuhkan guna menghasilkan sumber daya yang berkualitas, hal ini bertujuan untuk memajukan pembangunan daerah khususnya Provinsi Bengkulu.



Hal ini disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri saat Pelantikan Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI) Wilayah IIC dan Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA) Provinsi Bengkulu, Selasa (31/10) di GSG Pemprov Bengkulu.



Diungkapkan Hamka Sabri, kehadiran perguruan tinggi sangat berperan penting dalam mencetak generasi SDM yang berkarakter, bermutu, kreatif dan inovatif karena kemampuan seorang harus bisa dibuktikan dalam kehidupan dan dunia kerja.



“Saya berharap perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu dapat menghasilkan insan – insan yang cerdas menguasai teknologi dan mampu memanfaatkan berbagai fasilitas serta jeli melihat peluang yang ada,” terang Hamka Sabri.



Ditambahkan Hamka Sabri bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat berharap perguruan tinggi dapat menciptakan sumber daya yang unggul sehingga Provinsi Bengkulu dapat menjadi Provinsi yang berdaya saing.



Sehingga SDM yang ada diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan menjadi pelaku pembangunan yang layak diteladani baik tingkat Provinsi, Nasional maupun Internasional.



“Dengan di mulainya program Masyarakat Ekonomi Asean perguruan tinggi harus bisa mempersiapkan mahasiswa sebaik – baiknya, agar dapat berkontrbusi dengan baik dan berhasil menaklukan persaingan pasar bebas,” jelas Hamka Sabri.



Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II Slamet Widodo dikesempatan ini juga mengungkapkan bahwa Perguruan Tingga Swasta (PTS) diharapkan betul – betul bisa maju, sustainable dan juga mampu untuk bersaing dalam rangka untuk meningkatkan kualitas daripada alumni – alumninya.



“Jika ada kegiatan seperti APTSI dan ARTIPENA jangan hanya papan nama, artinya harus betul – betul ada action di masyarakat, ada nilai tambah kepada kita semua, ini harapan saya,” ungkap Kopertis Wilayah II Slamet Widodo.



Selain Pelantikan APTSI Wilayah IIC dan ARTIPENA Provinsi Bengkulu, kegiatan ini serta Seminar Nasional Dengan Tema “Peran Perguruan Tinggi Dalam Membentuk Sumber Daya Manusia Yang Berkarakter.”



Hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum APTISI Budi Djatmiko, Sekjen ARTIPENA Zainal Arifin, Ketua APTISI Wilayah IIC dan ARTIPENA Provinsi Bengkulu yang baru saja dilantik Yulfiperius. Selain itu tampak hadir Wakil Ketua II DPR Suharto, Pimpinan Bank Bengkulu Agus Salim, Rektor PTN dan PTS di Provinsi Bengkulu, Mahasiswa dan undangan lainnya. (Morecka – Media Center Pemprov Bengkulu)

Sumber : 

MEDIA CENTER
Pemprov Bengkulu
Jl. Pembangunan No.1, Padang Harapan, Kota Bengkulu